6 Fakta Menarik tentang SBMPTN

Fakta Menarik tentang SBMPTN – Setelah pengumuman SNMPTN keluar tanggal 26 April 2017 kemarin, gimana perasaan kalian? pasti ada yang senang dan ada juga yang sedih karena belum bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur yang satu ini. Tenang aja sob, kamu masih bisa memiliki kesempatan lain dan memilih jalur tes yang lainnya diantaranya SBMPTN dan Seleksi Mandiri. Buat yang lolos SNMPTN selamat ya, perjuangan kalian masih belum selesai karena masih ada tahapan lain yang harus diikuti.

Sedikit pengantar bagi kalian yang akan mengikuti tes SBMPTN, ada tiga kelompok tes ujian diantaranya kelompok ujian Saintek, kelompok ujian Soshum dan kelompok ujian Campuran.

Adapun materi ujian dari masing-masing kelompok yaitu untuk kelompok Saintek TKPA (Tes Kemampuan dan Potensi Akademik) dan TKD (Tes Kemampun Dasar) berupa Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika. Untuk kelompok ujian Soshum TKPA (Tes Kemampuan dan Potensi Akademik) dan TKD (Tes Kemampuan Dasar) berupa Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Sedangkan untuk kelompok ujian Campuran materi ujian terdiri dari TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Nih buat kamu yang akan mengikuti seleksi SBMPTN, pendaftaran dibuka tanggal 11 April 2017 hingga 5 Mei 2017. Jangan sampai ketingalan informasi ya terutama Pengumuman Hasil SBMPTN 2017, dan setelahnya kamu masih harus mengikuti tahap-tahap yang diperintahkan. FYI bukan hanya lulusan tahun 2017 saja yang mengikuti tes SBMPTN, melainkan di tahun-tahun sebelumnya yakni lulusan 2015 dan 2016 banyak yang ikut. Ada beberapa fakta menarik seputar SBMPTN gaes, mari kita lihat bersama:

  1. Peserta Meningkat

Pada tahun 2013, jumlah pendaftar SBMPTN berjumlah 585.789 peserta, tahun 2014 naik menjadi 664.509, di tahun 2015 tercatat sebanyak 764.185, di tahun 2016 sedikit menurun yaitu 721.326 dan tidak disangka di tahun 2017 ini meningkat lagi mencapai 797.023 peserta.

  1. Perguruan Tinggi Negeri Bertambah

Bertambahnya perguruan tinggi negeri di Indonesia mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam SBMPN. Di tahun 2014 tercatat ada 64 kampus yang menjadi peserta, di tahun 2015 bertambah menjadi 74 kampus negeri, di tahun 2016 78 kampus, dan di tahun 2017 ini menjadi 85 Perguruan Tinggi Negeri.

  1. Kuota Menurun

Meskipun jumlah perguruan tinggi negeri bertambah, jumlah peserta bertambah namun ada sedikit penurunan di tahun 2016 tapi pada ahirnya tahun 2017 meningkat kembali, baik bagi peserta maupun Perguruan Tinggi Negeri itu sendiri, panitia menyediakan kursi 115.788 di tahun 2015, di tahun 2916 tersedia 99.223 kursi dan di tahun 2017 ini meningkat lagi menjadi 128.244.

  1. Program Studi Favorit

Dari tahun ke tahun program studi yang diminati para peserta SBMPTN tidak jauh berbeda. Beberapa prgram studi favorit di jurusan Saintek adalah Kedokteran, Informatika dan Komputer, Teknik Sipil, Farmasi, Psikolog, dan Agrobisnis. Sedangkan untuk Soshum adalah Manajemen, PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Akuntansi, Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, dan Administrasi.

  1. Kampus favorit

Seperti halnya program studi favorit, kampus-kampus negeri juga yang paling diincar saat SBMPTN cukup banyak. Diantara banyaknya PTN yang banyak diminati, tercatat ada 10 diantaranya

  • Unpad (Universitas Padjajaran),
  • Unhas (Universitas Hasanuddin),
  • UB (Universitas Brawijaya ),
  • USU (Universitas Sumatera Utara),
  • UI (Universitas Indonesia),
  • Undip (Universitas Diponegoro),
  • UGM (Universitas Gadjah Mada),
  • UNS (Universitas Sebelas Maret),
  • UPI (Universitas Pendidikan Indonesia), dan
  • Unand (Universitas Andalas).
  1. Kelulusan

Rata-rata, kurang dari 20 % dari total pendaftar SBMPTN diterima di puluhan PTN. Pada tahun 2013, dari jumlah peserta SBMPTN 585.789 yang lulus 109.853 atau sekitar 18,7 %. SBMPTN tahun 2014, total peserta 664.509 yang lulus 105.862 atau sekitar 15,9 %. SBMPTN tahun 2015 dari pendaftar 764.185 yang lulus 121.653. SBMPTN tahun 2016 dari pendaftar 721.326 yang lulus sekitar 99.223 kursi.

Author: fitrini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.